Catatan untuk Frea

oleh -0 Dilihat

Apa aku salah?
Jika aku selalu memintamu untuk kembali, dan duduk berhadapan denganku, hanya sekedar memutar lagu favoritmu, ketika sore kembali datang. Membuatkan secangkir kopi untukku. Bercerita tentang bagaimana kerasnya dunia, bagaimana bertahan hidup dan bagaimana kita bisa jatuh cinta? Ya. Itu lucu bukan. Cuma sebatas itu yang aku mau dan mengapa kamu tidak berbicara sepatah kata sekarang.

Atau kamu sudah begitu bahagia, sampai kamu benar benar lupa, ada aku yang selalu menantimu kembali. Atau kamu sengaja membuat aku menangis. Biar tahu apa itu luka, apa itu air mata. Kamu terlalu banyak bercanda Frea. Apa tidak ada cara lain membuat aku menangis.

Baca Juga  Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman, Bab al-Mandeb Jadi Titik Panas Baru Timur Tengah

Hey Frea. Apa kabar kamu hari ini, Tadi aku melihatmu tersenyum. Kau tau? Aku begitu bahagia. Kutulis catatan pertamaku. Menghiasi kertas putih dengan namamu. Apa ini jatuh cinta? Ahh pembodohan sekali kataku. Hingga akhirnya kubawakan kamu sepucuk bunga. Dan membiarkan rasa ini untuk mengungkapkan. Walaupun tanpa ada satu kata yang tercipta. Bahagia itu melebihi semesta dan seisinya.

Bolehkan aku ungkapkan sedikit kata yang belum pernah aku sampaikan kepada siapapun di dunia ini. Sedikit saja “I love you” kata ini aku titipkan pada angin yang membawa hujan di pagi bulan Desember. Di Setiap rintiknya aku titipkan rindu untukmu semoga kau mengingatku.

No More Posts Available.

No more pages to load.