Cendekiawan Muslim Ibnu Khaldun, Sang Ahli Filsafat Sejarah Terbesar

oleh -219 views

Porostimur.com | Ambon: Salah satu cendekiawan muslim yang lahir pada 1 Ramadhan adalah Ibnu Khaldun, tepatnya 1 Ramadhan 732 H/27 Mei 1332 M.

Dia lahir dengan nama ‘Abd al-Rahman dengan nama panggilan keluarga Abu Zayd. Mendapat gelar Ibnu Khaldun ini merujuk pada nama leluhurnya Khalid bin ‘Uthman.

Kata ‘Khalid’ dibubuhi kata waw dan nun oleh masyarakat Andalusia dan Maghribi yang melambangkan simbol takzim, sanjungan, dan kagum.

Melansir dari Buku “Falsafah Ibnu Khaldun” yang ditulis oleh Ahmad Sunawari Long, Ibnu Khaldun mulai mengenyam pendidikan formal di Tunisia selama kurang lebih 18 tahun. Tempat kelahirannya inilah yang secara tidak langsung mendukung seorang Ibnu Khaldun dalam mempelajari berbagai ilmu, seperti mempelajari dan menghafal Al Quran.

Ibnu Khaldun dibimbing oleh Muhammad ibni Sa’d ibni Burral, sastra persajakan yang dibimbing oleh Muhammad Ibni Sahr, bidang hadist dan fiqah di bawah bimbingan Shams al-Din Muhammad al-Jabir dan ‘Abd al-Sala al-Hawwari, hingga ilmu syair, falsafah, dan mantiq.

Baca Juga  FORMAPAS Malut Desak Gubernur Copot Kepala Bappenda

Setelah dewasa, Ibnu Khaldun dikenal sebagai cendekiawan muslim pertama yang menggunakan pendekatan historis dalam bidang keilmuan Islam. Hingga pada akhirnya, Islam mempunyai metode kritik historis tersendiri ala Ibnu Khaldun.

No More Posts Available.

No more pages to load.