Sementara itu, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Plate menjelaskan kehadiran Paloh hanya untuk menghadiri undangan pernikahan putri Salim Segaf. Pada momentum duduk bersama itu, ada banyak hal ringan yang dibahas.
“Momentumnya mereka bisa duduk bersama-sama pasti banyak berdiskusi karena hal yang ringan, karena sudah lama tak bertemu,” kata Johnny kepada wartawan di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Senin (17/10) malam kemarin.
Namun, Johnny memastikan bahwa tidak ada pembicaraan yang sangat spesifik terkait capres, koalisi, atau hal lain yang berhubungan dengan politik. Para tokoh tersebut hanya saling melemparkan guyonan karena kebetulan bertemu.
“Guyonan–guyonan para tokoh kan macem-macem, pasti banyak tapi tidak spesifik karena itu bukan pertemuan. Itu kebetulan bertemu di satu acara pernikahan putrinya Pak Salim Segaf,” ungkapnya.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) ini pun menegaskan bahwa tidak ada juga pembahasan terkait calon wakil presiden (cawapres) untuk Anies, karena Nasdem menyerahkannya pada Anies untuk melakukan pendekatan-pendekatan.
“Tidak ada pembahasan apa-apa apalagi dari Nasdem terkait cawapres diserahkan kepada Anies untuk pakukan pendekatan-pendekatan dan mencari calon pemimpin yang sesuai sejalan dehngan Pak Anies yang tadi kriterianya sudah disebutkan Pak Anies,” terang Johnny.









