Selama pramusim, Chelsea tercatat sudah melakoni lima laga. Dari lima laga itu, Chelsea meraih hasil yang campur aduk. Mereka menang tiga kali dan kalah dalam dua kesempatan. Dua kekalahan tercatat saat mereka ikut turnamen Florida Cup.
Kekalahan paling kentara tampak saat Chelsea bersua Arsenal di Orlando, 23 Juli 2022 lalu. Di laga itu, The Blues tumbang dengan skor 0-4. Nah, di laga ini juga, penyakit lama Chelsea masih terlihat. Mereka buntu dan rentan terkena serangan balik.
Chelsea sejatinya menguasai bola dengan apik, dengan persentase penguasaan bola mencapai 60 persen dan total umpan mencapai 515 kali. Namun, mereka buntu ketika dihadapkan oleh pertahanan kuat Arsenal. Kebuntuan ini berbuah kerentanan.
Chelsea rentan terkena serangan balik Arsenal yang cepat di laga tersebut. Tidak cuma itu, tampak pertahanan mereka masih menyisakan lubang dan tak ada kerapatan di situ. Terasa betul efek dari kepergian Antonio Ruediger di lini pertahanan.
Beruntung, perbaikan sudah tampak di laga lawan Udinese. Meski mereka masih kebobolan, lini serang Chelsea membaik dengan adanya kombinasi antara Sterling, Mount, dan Havertz. Meski begitu, tetap permainan Chelsea masih kurang meyakinkan.
Berkaca dari hasil pramusim, Chelsea masih harus berbenah. Paling kentara adalah masalah di lini pertahanan. Meski mendatangkan Koulibaly, terlihat belum ada sinergi antara dirinya dan Thiago Silva di lini pertahanan.











