China dan Tantangan Regional Indonesia

oleh -256 views

Bangsa Eropa yang berebutan ke nusantara, karena harga rempah-rempah nusantara sangat menguntungkan sebagai komoditi perdagangan pada jalur sutera yang selama ini dikuasai oleh bangsa China. Sejarawan R.Z. Leirissa menyebut jalur tersebut sempat terputus ketika Bangsa Mongol menguasai China dan sebagian besar kawasan Asia hingga Eropa karena ekspansinya yang luar biasa tersebut. Bahkan Kubilai Khan tercatat mengirim 30.000 pasukan ke Jawa pada tahun 1293 untuk menaklukan nusantara. Namun baik Kertanegara maupun Raden Wijaya menolak dengan tegas untuk tunduk pada kekaisaran Mongol tersebut.

Pimpinan ekspedisi Meng Khi, bahkan dipotong hidungnya oleh para pedekar Jawa. Ia sengaja dipermalukan dan itu membuat murka Kubilai Khan. Padahal Dinasti Yuan (Mongol) ini nyaris menguasai seantero bumi. Oleh Charles Horner, dalam bukunya Memories of Empire in a New Global Context, Rising China & It’s Postmodern Fate, membagi periodisasi kekuasaan China atas Yuan Dynasty atau Pax Mongolica, Ming Dynasty atau Pax Sinica, Qing Dynasty atau Pax Manjurica, hingga Proletariat Dynasty pada era Mao dan Modern China dibawah Deng Xiao Ping.

Baca Juga  Pemkot Ambon dan Densus 88 Perkuat Sinergi Cegah Penyebaran Paham Radikal

Apa yang dilakukan oleh China modern dewasa ini, tak dapat dilepaskan dari perjalanan peradabannya yang demikian panjang sejarahnya. Dinasti Tang sebagai dinasti abad 7 masehi, telah sukses melebarkan China sebagai negeri pusat bumi, dan mengirim para taipan keberbagai penjuru dunia.