Pengujian air oleh organisasi asal Indonesia AEER, Jatam, dan Nexus3 pada 2023 dan 2024 menunjukkan kadar nikel dan kromium heksavalen tinggi dan berbahaya, selain sejumlah polutan lain.
Krista melanjutkan, warga setempat yang ditemui CRI, tidak yakin lagi pada kualitas air dan mengkhawatirkan kesehatan mereka. Meski ada klaim bahwa beberapa perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel telah melakukan pengujian kualitas air secara rutin, namun mereka tidak memberikan informasi kepada masyarakat setempat mengenai keamanan sumber-sumber air minum yang penting dan dapat diakses oleh publik.
“Para orang tua seharusnya khawatir anak-anak mereka bisa sakit kalau mandi atau berenang di sungai yang sama yang sudah jadi sumber air minum keluarga mereka selama beberapa generasi,” ujar Krista.
Warga lingkar tambang Halmahera Tengah ini melakukan aksi protes di Kawasan Pesisir Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah pada Kamis (13/2/2025). Foto: Istimewa.
Krista menguraikan, PT IWIP adalah usaha patungan dari tiga perusahaan swasta yang berkantor pusat di Tiongkok. Pemegang saham PT WBN adalah Tsingshan Holding Group, Eramet, dan PT Aneka Tambang (Antam). Pemerintah Indonesia sudah gagal meminta pertanggung-jawaban perusahaan, termasuk dengan mengajukan tuntutan pidana dan hukuman perdata.




