Danrem: 5 Senjata Api Prajurit TNI yang Gugur saat Serangan KKB di Nduga Hilang

oleh -43 views
Danrem 172 PWY Brigjen TNI JO Sembiring saat mengecek kesiapan personel gabungan bertempat di Lapangan Denzipur 10/KYD, Waena, Kota Jayapura, beberapa waktu lalu.

Porostimur.com, Nduga – Lima pucuk senjata api milik prajurit TNI hilang saat diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB). Peristiwa penyerangan ini terjadi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pertengahan April lalu.

Danrem 172 PWY Brigjen TNI JO Sembiring menyebut, senjata api yang hilang tersebut dibawa lima prajurit dari Satgas Yonif R 321/GT yang gugur dalam insiden penyerangan.

“Anggota yang gugur dalam insiden itu lima orang. Seorang di antaranya meninggal karena terjatuh di jurang,” ujar Sembiring, Jumat (5/5/2023).

Danrem mengaku saat ini dia sedang berada di wilayah Nduga. Dia juga menegaskan tidak ada prajurit TNI yang disandera KKB seperti kabar yang marak disebar kelompok separatis tersebut di media sosial.

Jenderal dari kecabangan Kopassus ini menegaskan, kabar yang beredar di medsos sangat tidak benar atau hoaks sehingga masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh dan percaya.

Baca Juga  Rektor Unpatti Minta Evaluasi Prodi Sepi Peminat

“KKB senantiasa menebar hoaks, termasuk terkait perolehan senjata api yang fotonya beredar di media sosial,” katanya.

Sembiring juga mengatakan saat ini pencarian terhadap pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru yang disandera KKB masih terus dilakukan.

“Personel TNI Polri masih terus mencari pilot Philip yang disandera KKB,” ucapnya.