“Gaza adalah milik rakyat Palestina dan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah Palestina,” ujar seorang juru bicara kementerian kepada kantor berita AFP dalam sebuah pesan.
“Cara yang tepat untuk meredakan krisis kemanusiaan di Gaza dan mengamankan pembebasan sandera adalah gencatan senjata segera,” tambah juru bicara tersebut.
13. Turki
Turki mengatakan keputusan untuk menguasai Kota Gaza bertujuan untuk mengusir paksa warga Palestina, dan Turki menyerukan para pemimpin internasional untuk mencegah rencana tersebut terlaksana.
“Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk memenuhi tanggung jawabnya guna mencegah implementasi keputusan ini, yang bertujuan untuk mengusir paksa warga Palestina dari tanah mereka sendiri,” kata kementerian tersebut, menurut kantor berita Reuters.
14. Mesir
Mesir mengutuk “dengan sekeras-kerasnya” keputusan kabinet Israel terkait Gaza, sebuah pernyataan dari Kementerian Luar Negeri negara tersebut. katanya.
“Rencana ini bertujuan untuk memperkuat pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina, melanjutkan perang pemusnahan di Gaza, melenyapkan semua elemen kehidupan rakyat Palestina, melemahkan hak mereka untuk menentukan nasib sendiri dan mewujudkan negara merdeka mereka, serta melikuidasi perjuangan Palestina – semuanya merupakan pelanggaran terang-terangan dan tidak dapat diterima terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional,” demikian pernyataan tersebut.









