“Keberhasilan ini bukan kerja individual, tetapi hasil kolaborasi antara fasilitator kabupaten, fasilitator kecamatan, kader desa, serta dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan Program TEKAD di Kabupaten SBB,” ungkap Rais.
Menurutnya, pendekatan partisipatif dan penguatan kapasitas masyarakat menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi ekonomi kampung secara berkelanjutan.
Inspirasi Bagi Desa-desa di Maluku
Program TEKAD yang diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pengembangan ekonomi terpadu dan tata kelola desa yang profesional.
Dengan pencapaian ini, Desa Kawa diharapkan menjadi inspirasi bagi 57 desa di Kabupaten SBB, sekaligus desa-desa lain di Indonesia, untuk terus berinovasi mewujudkan ekonomi kampung yang mandiri, maju, dan berdaya saing. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









