Dialog Nabi Muhammad dan Nabi Musa Saat Isra Miraj

oleh -275 views

Terdapat pertemuan penuh makna antara para Nabi dalam peristiwa Isra Miraj. Salah satu momen yang paling membekas adalah pertemuan Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Musa AS di langit keenam.

Pertemuan ini tidak hanya diwarnai dengan sambutan hangat, tapi juga tangisan Nabi Musa yang menyimpan kepedulian mendalam bagi umat manusia. Di balik tangisan itu, terdapat sebuah dialog yang menjadi latar belakang terciptanya ibadah salat lima waktu.

Bagaimana detail percakapan tersebut dan apa yang sebenarnya dirasakan Nabi Musa saat melihat keistimewaan Nabi Muhammad? Berikut penjelasannya sebagaimana telah dirangkum detikHikmah.

Dialog Nabi Muhammad dan Nabi Musa di Langit Keenam

Merujuk pada buku Kisah Para Nabi karya Imam Ibnu Katsir, disebutkan dalam kitab shahih, riwayat Qatadah dari Anas bin Mail bin Sha’sha’ah, dari Nabi SAW, bahwasanya ketika melakukan perjalanan Isra Miraj, beliau bertemu dengan Nabi Musa di langit keenam. Lalu malaikat jibril berkata, “Ini adalah Musa.”

Kemudian Jibril memberi salam kepadanya dan beliau pun memberi salam kepadanya. Lalu ia berkata, “Selamat datang Nabi yang saleh dan saudaraku yang saleh.”

Baca Juga  Peringati Hari Pattimura ke-209, IKEMAL Papua Ziarah ke TMP Trikora

Ketika beliau telah berlalu, tiba-tiba Nabi Musa Menangis, maka beliau pun bertanya, “Apa yang menyebabkan kamu menangis wahai Musa?” Ia menjawab, “Aku menangis karena seorang anak yang diutus setelahku akan masuk surga bersama umatnya lebih banyak daripada umatku yang masuk ke dalam surga.”

No More Posts Available.

No more pages to load.