“Saya selalu berpikir kalian (jurnalis) menciptakan isu sendiri, kalian menciptakan hal-hal gila,” ujar Endrick, dikutip ESPN.
“Ketika saya lebih muda lagi, saat masih berusia 16 tahun, saya banyak melihat media sosial, saya tidak akan berbohong, dan mereka terus membandingkan saya dengan Vitor Roque, mereka terus membandingkan saya dengan Pele. Kalian gila. Pele ya Pele.”
“Anda tidak boleh membandingkan diri Anda dengan siapapun, bagi saya itu buruk, dan setiap orang punya kisahnya sendiri, realitasnya sendiri, dari mana asal mereka, dan apa yang harus mereka lalui untuk bisa bermain sepak bola.”
“Dan Anda ingin terus membandingkan. Biarkan saja sejarah tercipta dengan sendirinya,” jelas Endrick.
sumber: detiksport






