Digelar “Drive Thru” Unpatti Ambon Luluskan 1.056 Mahasiswanya

oleh -47 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menggelar Rapat Terbuka Luar Biasa Senat, dalam rangka Wisuda Sarjana, Profesi dan Doktor periode Agustus 2021, berlangsung di auditorium kampus, Selasa (31/8/2021).

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor Unpatti Nomor 1307/UN13/SK/2021 tentang Wisuda Sarjana, Profesi, Magister dan Doktor di periode Agustus kali ini, Unpatti meluluskan 1.056 wisudawan terdiri dari 943 sarjana, 4 profesi Dokter, 106 Magister, 3 lulusan Doktor.

Yang menarik adalah momen wisuda kali ini menggunakan sistem ‘drive thru’, mengingat masa pandemi Covid-19 dengan mengutamakan standar protokol kesehatan secara ketat.

Rektor Unpatti Ambon, Prof. Dr. M. J. Sapteno, SH, Mm. Hum menegaskan sarjana adalah seorang intelektual yang memiliki kemampuan secara paripurna, oleh karena segala tindakan, langkah hidup maupun cara berbicara, mestinya menunjukkan seorang sarjana.

“Maka itu setelah wisuda hari ini, para wisudawan diharapkan mampu menjadi intelektual yang melakukan perubahan di dalam masyarakat. Karena masyarakat akan mempertanyakan eksistensi wisudawan sebagai sarjana,” tandasnya.

Bagi lulusan yang bergelar Sarjana, Magister dan doktor serta profesi yang akan berkontribusi bagi bangsa dan negara, Rektor mengingatkan untuk mampu mengelaborasi kemampuan yang diperoleh, dalam rangka menumbuhkan pertumbuhan ekonomi yang terdampak Covid di Maluku.

Baca Juga  Mobil terbalik, 6 penumpang selamat dari kebakaran

“Saya minta para lulusan untuk tidak menjadi pengangguran intelektual, tetapi bisa mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” harapnya.

Rektor menambahkan, saat ini di pandemi Covid-19 dan di era teknologi 4.0 akan membatasi seseorang untuk berkarya karena robot menjadi segala-galanya.

Bagi lulusan yang bergelar Sarjana, Magister dan doktor serta profesi yang akan berkontribusi bagi bangsa dan negara, Rektor mengingatkan untuk mampu mengelaborasi kemampuan yang diperoleh, dalam rangka menumbuhkan pertumbuhan ekonomi yang terdampak Covid di Maluku.

“Saya minta para lulusan untuk tidak menjadi pengangguran intelektual, tetapi bisa mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru,” harapnya.

Rektor menambahkan, saat ini di pandemi Covid-19 dan di era teknologi 4.0 akan membatasi seseorang untuk berkarya karena robot menjadi segala-galanya.

Baca Juga  Polda Maluku Utara Amankan Seribu Botol Cap Tikus Asal Manado

“Makanya seorang sarjana harus mampu mengambil peluang untuk bisa berkarya karena kalau tidak maka akan tertinggal pada perubahan dan dinamika masyarakat yang begitu pesat.

Untuk itu, Rektor berharap kepada para lulusan harus mampu bertahan dalam kondisi pandemi ini serta mampu berkembang dalam seluruh situasi yang terjadi saat ini.

“Paculah dirimu terus-menerus untuk menjadi orang-orang yang hebat, intelektual dan bisa bertahan dalam situasi apapun,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Barnabas Nathaniel Orno, mengatasnamakan Pemerintah daerah Maluku menyampaikan selamat dan memberikan apresiasi kepada para wisudawan.

Lanjutnya, tambahan gelar akademik yang diperoleh merupakan tanggung jawab besar.

“Untuk itu, saya berharap, para wisudawan tidak cepat berpuas diri dengan yang telah dicapai hari ini. Terus belajar mengasah kemampuan diri, karena saudara akan memasuki dunia kerja yang penuh tantangan,” imbaunya.

Menurut Wagub, potensi sumber daya alam (SDA) Maluku saat ini, belum sepenuhnya dikelola secara maksimal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia mengajak perguruan tinggi di Maluku, untuk dapat mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu mengelola dan memanfaatkan potensi SDA untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Rhoma Irama Rilis Lagu Baru, 'Virus Corona' Simak Liriknya yang Menyentuh

“Perjuangan Pemerintah daerah dan masyarakat Maluku masih sangat panjang. Butuh kerja keras dari semua anak negeri tanpa terkecuali. Target kita harus jelas bahwa diatas kelimpahan SDA yang melimpah, kita mesti menjadi tuan di negeri sendiri,” ajaknya.

Atas dasar itu, lanjut Wagub, persiapan SDM yang berkualitas perlu dipersiapkan agar dapat bersaing dalam dinamika pembangunan nasional. Kerinduannya sebagai kepala daerah yaitu ingin menyaksikan generasi muda Maluku mampu bersaing dalam tantangan dunia kerja seperti pengembangan Blok Masela, Pengembangan Maluku sebagai LIN dan berbagai program prioritas nasional lainnya di Maluku.

“Kiranya, bentangan karya kedepan akan semakin diperkaya dengan prestasi membaggakan, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM sebagai kontribusi Unpatti Ambon dalam membangun Maluku yang cerdas dan berkualitas,” pungkasnya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.