Dikenal Jujur dan Amanah, Miqdad bin Amr Putuskan Mundur dari Jabatan

oleh -18 views

Miqdad bin Amr dikenal sebagai sahabat Nabi SAW yang jujur dan amanah. Karena itulah ia diberikan jabatan oleh Nabi SAW menjadi amir. Namun, suatu ketika, ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya.

Merangkum buku Kisah Seru 60 Sahabat Rasul karya Ummu Akbar dan kitab Rijal Haula ar-Rasul karya Khalid Muhammad Khalid edisi Indonesia terbitan Shahih, berikut kisah lengkapnya.

Miqdad bin Amr merupakan seorang cendekiawan dengan hati yang tulus. Hal itu tercermin dari ucapannya yang selalu bermakna dan penuh dengan prinsip-prinsip.

Miqdad termasuk golongan awal yang memeluk Islam dan menjadi orang ketujuh menyatakan keislamannya secara terbuka. Akibatnya, ia mendapatkan perlakukan diskriminatif dan kejam dari kaum kafir Quraisy. Namun, ia tidak pernah goyah dalam keyakinannya.

Baca Juga  Tatap Euro 2024, Prancis Mesti Lupakan Luka di Final Piala Dunia 2022

Disebutkan dalam buku 365 Hari Bersama Sahabat Nabi SAW karya Biru Tosca, bahwa Miqdad mendapat pujian dari banyak kaum muslimin atas aksinya di medan Perang Badar yang disebut tidak kenal takut.

Miqdad juga pernah membakar semangat para kaum muslimin saat peperangan Badar yang pada saat itu mereka kalah jumlah dari musuh.

Ia berkata, “Wahai Rasulullah, teruslah laksanakan apa yang diperintahkan Allah, dan kami akan bersama engkau. Demi Allah, kami tidak akan berkata seperti apa yang dikatakan bani Israil kepada Nabi Musa, ‘Pergilah kamu bersama Tuhanmu dan berperanglah,’ sedang kami akan mengatakan kepada engkau, ‘Pergilah Engkau bersama Tuhanmu dan berperanglah, dan kami ikut berjuang di sampingmu.’ Demi yang telah mengutus engkau membawa kebenaran! Seandainya engkau membawa kami melalui lautan lumpur, kami akan berjuang bersamamu dengan tabah hingga akhir.”

No More Posts Available.

No more pages to load.