Dikenal Jujur dan Amanah, Miqdad bin Amr Putuskan Mundur dari Jabatan

oleh -30 views

Abdullah bin Mas’ud, salah seorang sahabat Rasulullah SAW bahkan pernah berkata, “Saya telah menyaksikan perjuangan Miqdad, sehingga saya lebih suka menjadi sahabatnya daripada segala isi dunia ini.”

Kisah Miqdad bin Amr Putuskan Mundur dari Jabatannya

Pada suatu ketika, Miqdad diangkat oleh Nabi SAW sebagai amir atau pemimpin (gubernur) di suatu daerah. Ia pun menerima dan menjalankan amanah yang diberikan kepadanya dengan sangat baik.

Setelah menjalankan tugasnya Miqdad pun kembali dan bertemu Rasulullah SAW, Rasulullah SAW bertanya kepada Miqdad, “Bagaimana rasanya menjadi seorang amir?”

Miqdad pun menjawab pertanyaan Rasulullah SAW dengan jujur, “Menjadi seorang amir membuat aku menganggap diriku lebih tinggi dari seluruh manusia lain. Demi yang telah mengutus engkau membawa kebenaran, mulai dari sekarang, aku tidak akan tergoda untuk mengambil jabatan amir selama-lamanya.”

Baca Juga  Moge 'Murah' Royal Enfield Rilis Hari ini: Mesin 450 Cc, Harga Rp 44 Juta

Sejak ia menjabat jabatan, Miqdad memang mengaku bahwa dirinya dikelilingi oleh banyak pujian dan kemewahan. Miqdad yang dikenal jujur dan amanah, menyadari betul bahwa itulah risiko yang harus ia tanggung ketika menjabat menjadi pemimpin. Bukannya tergoda untuk melanggengkan kekuasaannya, ia malah bertekad untuk menghindari segala jabatan yang ditawarkan.

Bahkan ketika Rasulullah SAW menawarkannya jabatan lagi, kali ini ia menolak dengan tegas tawaran tersebut. Meski tidak memiliki jabatan, kecintaan Miqdad kepada Islam tidak pernah sedikit pun berkurang.

No More Posts Available.

No more pages to load.