Dirut RSUD Namlea Positif Covid-19

oleh -94 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Ahli paru sekaligus Dirut Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buru, Maluku. dr H Nazhrul Bachtari Sp.P, dinyatakan positif Covid 19 pada Kamis (17/12/2020).

Nazrul dinyatakan positif Covid 19, setelah pada Rabu malam, dr. Nazhrul melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan OPD di Gedung DPRD Buru dalam rangka mengikuti Rapat DPRD yang membahas terkait Penyampaian Rancangan KUA / PPAS Kab Buru TA 2021.

Selain banyak dugaan yang menjadi sumber terpaparnya dalam sejumlah pertemuan, timbul dugaan lain juga dimungkinkan karena interaksi dengan banyaknya pasien paru selama beliau bertugas.

Menanggapi hal ini, Jubir satgas Covid 19 Kabupaten Buru, Nani Rahim melalui pesan WhatsApp membenarkan informasi tersebut.

Nani menjelaskan pihaknya tidak mengetahui tentang awal mula dr. Nazhrul bisa terpapar Covid-19. Dirinya hanya mengemukakan berbagai kemungkinan yang bisa dijadikan sebab awal direktur RSU terpapar covid.

Baca Juga  Lomba UKM dan Kuliner Ramaikan Puncak Acara FKJ

Nani Rahim juga mengatakan, dengan dinyatakannya dr. Nazhrul positif covid_19 menjadikan kasus Covid kabupaten buru meningkatkan menjadi 160 kasus selama pandemi berlangsung.

“Iya benar, sekarang lagi karantina mandiri di perumahan Dinas Kesehatan. Terkonfirmasi positif tanpa gejala,” jelas Nani Rahim

Seperti yang telah disebutkan. Kepada awak media ini. Nani Rahim juga sempat mengemukakan kronologis awal Dirut RSUD ini turut terpapar Covid-19.

“Menurut penuturan belian selama ini melayani pasien di tempat praktek dan di RS. Disamping itu sering mengikuti acara2 pertemuan/perjamuan, dan sempat makan minum di dalam acara tersebut yang kemungkinan bisa tertular dari siapa saja,” imbuhnya.

Nani Rahim juga menambahkan, bahwa pada Selasa lalu, dr Nazhrul juga telah menjalani rapid test dengan hasil reaktif, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan TCM pagi tadi dengan hasil reaktif.

Baca Juga  Jong Ambon FC Kedatangan Official Bus dan Ambulance

“Hasilnya positif covid-19, Istri dan anak-anaknya non reaktif rapid test jadi dipulangkan ke Ambon,” jelasnya.

Nani juga menegaskan kepada masyarakat agar terus mentaati protokol kesehatan. Nani mengharapkan adanya kesadaran dan kerjasama dari masyarakat terkait semakin bertambahnya kasus covid di Kabupaten Buru.

“Tetap patuh dalam menjalankan protokol kesehatan. penanganan Covid-19 di perlu terus dijalankan dengan melibatkan semua pihak, guna membantu pemerintah yang sudah berusaha dengan semaksimal mungkin melakukan penanganan Covid-19 selama ini,” ujarnya. (ima)