Seperti yang telah disebutkan. Kepada awak media ini. Nani Rahim juga sempat mengemukakan kronologis awal Dirut RSUD ini turut terpapar Covid-19.
“Menurut penuturan belian selama ini melayani pasien di tempat praktek dan di RS. Disamping itu sering mengikuti acara2 pertemuan/perjamuan, dan sempat makan minum di dalam acara tersebut yang kemungkinan bisa tertular dari siapa saja,” imbuhnya.
Nani Rahim juga menambahkan, bahwa pada Selasa lalu, dr Nazhrul juga telah menjalani rapid test dengan hasil reaktif, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan TCM pagi tadi dengan hasil reaktif.
“Hasilnya positif covid-19, Istri dan anak-anaknya non reaktif rapid test jadi dipulangkan ke Ambon,” jelasnya.
Nani juga menegaskan kepada masyarakat agar terus mentaati protokol kesehatan. Nani mengharapkan adanya kesadaran dan kerjasama dari masyarakat terkait semakin bertambahnya kasus covid di Kabupaten Buru.
“Tetap patuh dalam menjalankan protokol kesehatan. penanganan Covid-19 di perlu terus dijalankan dengan melibatkan semua pihak, guna membantu pemerintah yang sudah berusaha dengan semaksimal mungkin melakukan penanganan Covid-19 selama ini,” ujarnya. (ima)





