DPR RI Dorong Bank Maluku Malut Jadi Pilar Kemandirian Fiskal Daerah

oleh -372 views
Komisi II DPR RI menegaskan peran strategis Bank Maluku dan Maluku Utara sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus pilar penting dalam memperkuat kemandirian fiskal di wilayah kepulauan.

“Selama ini banyak bank daerah masih fokus pada kredit bagi pegawai. Kita dorong agar ada transformasi, sehingga bank bisa berkembang dan proteksi terhadap masyarakat benar-benar tepat sasaran,” tegas politisi Fraksi NasDem tersebut.

Kinerja Positif, Aset Capai Rp10 Triliun

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Utama Bank Maluku dan Maluku Utara Syahrisal Imbar, memaparkan bahwa kinerja bank menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.

Bank Maluku Malut saat ini tercatat memiliki aset sekitar Rp10 triliun, dengan pertumbuhan laba mencapai 30 persen. Capaian ini dinilai sebagai indikasi ekspansi bisnis yang cukup progresif di tengah persaingan industri perbankan.

Anggota Komisi II DPR RI Longki Djanggola, turut mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, kinerja tersebut menunjukkan bahwa bank daerah mampu bersaing dengan bank nasional maupun swasta.

“Ini menunjukkan bank daerah juga bisa tumbuh agresif dan kompetitif. Kinerja seperti ini patut diapresiasi,” ujarnya.

Baca Juga  Pansus DPRD Maluku Dorong Perda Insentif Investasi untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Tantangan Bersaing dengan Bank Besar

Meski mencatatkan pertumbuhan signifikan, Komisi II DPR mengingatkan bahwa Bank Maluku Malut masih menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan skala usaha.

Sebagai perbandingan, Bank Sulteng memiliki aset sekitar Rp14 triliun, sementara bank daerah besar seperti Bank DKI dan Bank BJB masing-masing telah mencatatkan aset sekitar Rp83 triliun dan Rp221 triliun.

No More Posts Available.

No more pages to load.