Infrastruktur hingga Pendidikan Dominasi Aspirasi
Selama masa reses, pimpinan dan anggota DPRD Maluku Utara mengunjungi masing-masing daerah pemilihan dan berdialog langsung dengan masyarakat, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kabupaten/kota.
Dari hasil pertemuan tersebut, berbagai persoalan pembangunan kembali mengemuka dan menjadi perhatian masyarakat.
” Dari kunjungan reses tersebut, cukup banyak aspirasi yang disampaikan oleh konstituen kepada masing-masing anggota DPRD, baik terkait dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun peningkatan kualitas pelayanan publik yang perlu mendapat perhatian DPRD dan pemerintah daerah,” ujar Iqbal.
Sejumlah isu yang mendominasi hasil reses antara lain minimnya infrastruktur pendukung sektor pertanian dan perikanan, seperti kebutuhan traktor, benih, obat hama, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga bantuan kapal bagi nelayan.
Selain itu, masyarakat juga mendorong percepatan pembangunan Jembatan Timadore sebagai infrastruktur strategis untuk meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Aspirasi lainnya mencakup keterbatasan akses permodalan bagi pelaku UMKM, buruknya kondisi jalan dan sarana transportasi, kekurangan tenaga guru, pembangunan perpustakaan sekolah, perbaikan gedung pendidikan, hingga kebutuhan renovasi rumah ibadah dan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).









