Dua Pelaku Pengibaran Bendera RMS Tiba di Polresta Ambon

oleh -303 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Dua orang pelaku pengibar bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di Negeri Ulath, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten  Maluku Tengah  (Malteng), yakni Agustinus Pattipelohy dan Michael Latumarissa hari ini telah berada di Mapolreta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Leasse untuk menjalani pemeriksaan.

Agustinus Pattipelohy dan Michael Latumarissa, kedua ditangkap karena mengibarkan bendera RMS di beberapa tempat di Negeri Ulath, Kecamatan  Saparua Timur, Kabupaten  Maluku Tengah  (Malteng), bertepatan dengan peringatan Hari pahlawan Nasional, Kapitan Pattimura  ke-204,  Sabtu (15/5/2021). 

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Ipda Izack Leatemia yang dikonfirmasi RRI mengakui  dua warga Ulath tersebut sudah tiba di Mapolresta Ambon.

“Infonya sudah  di Polresta, tapi  beta belum lihat  karena masih anev,” ungkap Leatemia.

Juru bicara Polresta Ambon ini menyebutkan, kedua warga  ini masih menjalani pemeriksaan, sebelum ditetapkan statusnya dalam kasus pengibaran bendera benang raja itu.

Baca Juga  Pamitan Mayjen Marga Taufik Dihadapan Prajurit Wilayah Maluku Tengah

“Mereka masih dalam pemeriksaan, nanti kalau sudah ditetapkan statusnya dan ditahan baru beta infokan,” ucapnya. 

Leatemia menjelaskan, awalnya Bhabinkamtibmas Negeri Ulath, Bripka Jhodi Manukuley melaporkan tentang adanya pengibaran dua bendera RMS Pukul 02.30 WIT ( Subuh ), di dalam Negeri Ullath kepada Kapolsek Saparua. 

Bendera tersebut berkibar di atas pohon mangga, tepatnya belakang rumah Ape Manuputty.Dua Bendera  berukuran 2 meter x 110 centimeter ini kemudian berhasil di turunkan pada pukul 03.00 WIT dan diamankan oleh Bhabinkamtibmas Negeri Ullath.

“Bhabinkamtimas Negeri Ullath  pukul 03.10 Wit melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Saparua AKP. Roni F. Manawan yang memberikan petunjuk agar benda tersebut diamankan,” ujarnya.  

Dijelaskan, pukul 09.55 WIT,  kembali diperoleh  informasi  lanjutan dari Bhabinkamtibmas, bahwa dua bendera RMS dengan ukuran yang sama kembali dinaikan di depan rumah, Agustinus Pattipelohy dan Sekertaris Negeri Ullath, Wempy Telehala.  Namun Pengibaran kali ini diketahui pelakunya.  

Baca Juga  Pemkab Buru Kembali Salurkan Ratusan Paket Sembako Kepada Warga

“Kedua pelaku langsung diamankan oleh Warga Negeri Ullath sendiri dan kemudian di serahkan kepada Bhabinkamtibmas Negeri Ullath untuk di amankan,” kata Leitemia. 

Menerima laporan tersebut,  pukul 10.00 WIT, Kapolsek Saparua AKP Roni F Manawan bersama regu patroli Polsek Saparua dan Sabhara Polresta Ambon menjemput  dua pelaku dan di bawa ke Polsek Saparua untuk diamankan.

(red/kbrn)