Laporan Cuaca dari Toko Bangunan Bangkrut
Di dalam papan tulis yang dipotong setengah
anak-anak belajar mengeja kurikulum tanpa kepala
anggaran yang menguap menjadi spidol tanpa tinta
meja-meja kelas berubah jadi museum kayu bekas
seseorang menyimpan masa depan
di dalam kulkas yang tidak terhubung ke listrik
efisiensi adalah jumlah kursi yang bertambah
di dalam ruang rapat yang makin menyempit
menteri-menteri baru keluar dari mesin cetak
membawa nota pembelian sendok dan garpu emas
gaji mereka tumbuh lebih cepat
dari rumput di halaman sekolah yang terlantar
akar korupsi ditanam kembali ke dalam pot bunga
disiram oleh tangan-tangan yang mengenakan sarung tangan steril
tersangka adalah cermin yang dipasang di sudut kantor
seseorang melihat dirinya sendiri
lalu memberikan tanda tangan dan piagam penghargaan
di televisi empat belas inci
seorang pria melompat-lompat di atas tabel statistik
jogetnya memantul dari dinding ke piring kosong
janji-janji dibungkus plastik bening
dijual murah di toko kelontong yang hampir bangkrut
negeri ini adalah sebuah toko bangunan
yang menjual semen palsu dan tangga tanpa anak tangga
kita membeli tiketnya setiap hari
hanya untuk berdiri di dalam antrean
yang menuju ke sebuah lubang
yang entah di mana ujungnya.
Lembah, 2026.










