Dukono Kembali Erupsi, Dua WNA Belum Bisa Dievakuasi dari Bibir Kawah

oleh -17 views
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maluku Utara Iwan Ramdani, mengungkapkan tim telah mengetahui titik keberadaan kedua korban, namun belum bisa melakukan evakuasi.

Porostimur.com, Tobelo – Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pada Minggu (10/5/2026) pukul 12.13 WIT, dengan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 800 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan PVMBG, tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 1.887 meter di atas permukaan laut. Abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal.

Sebaran abu dilaporkan condong ke arah timur, tenggara, selatan hingga barat daya mengikuti arah angin. Aktivitas erupsi juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 37 detik.

Status Waspada, Aktivitas Masih Berlangsung

Hingga laporan dikeluarkan, erupsi masih berlangsung dan status Gunung Dukono tetap berada pada Level II atau Waspada.

Di tengah kondisi tersebut, operasi pencarian dua warga negara asing (WNA) asal Singapura yang menjadi korban erupsi masih menghadapi kendala serius.

Baca Juga  Kapolres Halsel Tegas, Tambang di Kusubibi Tak Bisa Beroperasi Lagi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maluku Utara Iwan Ramdani, mengungkapkan tim telah mengetahui titik keberadaan kedua korban, namun belum bisa melakukan evakuasi.

“Tim sudah mengetahui posisi dua korban. Namun hingga saat ini kami belum bisa melakukan evakuasi karena lokasi korban berada sekitar 20 meter dari bibir kawah,” ujarnya.

Evakuasi Terkendala Aktivitas Vulkanik

Menurut Iwan, posisi korban yang sangat dekat dengan kawah aktif membuat proses penyelamatan berisiko tinggi. Aktivitas erupsi yang masih intens dengan semburan material vulkanik memaksa tim untuk menunda evakuasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.