Dukung Palestina, Kesultanan Bacan Baca Doa Qunut Nazilah

oleh -354 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Kejadian serangan tentara Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa beberapa waktu yang lalu hingga saat ini mendapat kecaman dari banyak pihak.

Dukungan dan doa untuk Palestina terus mengalir, pasalnya dalam situasi puasa hingga lebaran kondisi Palestina semakin mencekam, disebabkan serangan Israel menghancurkan bangunan dan menewaskan warga Palestina termasuk warga sipil beserta Anak – anak.

Terkait dengan dukungan dan doa, melalui rilis resmi yang diterima porostimur.com Sabtu (15/4/2021) Kesultanan Bacan lewat Bobato Akhirat Masjid Kesultanan Bacan beserta Jamaah Jum’at kemarin 14-05-2021 membacakan Qunut Nazila oleh Ompu Imam M.Nur Iskandar Alam dan doa keselamatan yang dibacakan oleh Ompu Imam Muhammad Abusama untuk warga Palestina.

Baca Juga  Kapolda Maluku Gelar Duduk Bacarita Bersama Para Tokoh Pulau Buru

Bobato Akhiraat masjid Kesultanan Bacan melalui Ompu Khatib M. Nasir Abusama menjelaskan bahwa, krisis kemanusiaan yang terjadi di negara palestina menyusul tindakan kebiadaban tentara Israel yang memperlakukan rakyat Palestina yang sementara melaksanakan ibadah di mesjid Aqsha, maka kami dari itu, Kesultanan Bacan Melalui bobato akhirat mengutuk keras tindakan kebiadaban tersebut.

Lanjut Ompu Nasir, “kita akan terus mengirimkan doa kepada Rakyat Palestina memohon kiranya Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi tentara zionis Israel laknatullah, para syuhada yang gugur, para korban luka agar cepat diberikan kesembuhan oleh Allah SWT serta berharap agar Masjidil Aqsa tetap berdiri kokoh dan tetap dalam perlindungan,” tukasnya

Baca Juga  Hadapi Covid-19, BNI Ternate Lakukan Penyesuaian Sistem Kerja

Ompu Nasir Abusama meminta dan berharap agar seluruh Masjid dan para jamaah yang ada di Halmahera Selatan khususnya di Bacan juga melaksanakan pembacaan Qunut Nazilah dan doa keselamatan terhadap saudara-saudara kita yang ada di Palestina, pada setiap shalat lima waktu sebagai bentuk solidaritas kita sebagai ummat Islam. (adhy)