Ekspor Perikanan Maluku Naik 27,21 Persen Sepanjang 2025, Udang Vanamei Mendominasi

oleh -119 views

“Dominasi udang vanamei mencerminkan tingginya permintaan pasar global terhadap komoditas unggulan Maluku yang telah memenuhi standar mutu, kesehatan, dan keamanan pangan negara tujuan,” jelas Abdur Rohman.

Selain udang vanamei, sejumlah komoditas lain juga turut menopang ekspor, meski dengan porsi lebih kecil.

Ekspor Perikanan Hidup Ikut Meningkat

Selain komoditas non hidup, ekspor perikanan hidup juga mengalami peningkatan meskipun tidak sebesar non hidup. Sepanjang 2025, volume ekspor perikanan hidup tercatat sebanyak 527.837 ekor, naik sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 503.310 ekor.

Komoditas utama perikanan hidup adalah ikan kerapu, dengan kontribusi sekitar 37,9 persen dari total ekspor perikanan hidup.

Secara keseluruhan, BKHIT Maluku mencatat ekspor 11 jenis komoditas perikanan sepanjang 2025, yakni udang vanamei, tuna, kembung, gurita, todak, kepiting bakau, kerapu, kakap, kerang darah, kakaktua, dan raja bau.

Baca Juga  Tiki-Taka Singa Atlas, Maroko Bungkam Skotlandia dan Pimpin Grup C

Negara tujuan ekspor komoditas perikanan Maluku meliputi China, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Thailand, Vietnam, Hong Kong, Singapura, dan Arab Saudi, yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar global terhadap produk perikanan Maluku.

Komitmen Perluasan Pasar Internasional

Abdur Rohman menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara BKHIT Maluku, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta para pemangku kepentingan dalam menjaga mutu dan kelancaran ekspor.

No More Posts Available.

No more pages to load.