Facebook Hapus Ratusan Akun Palsu dari Indonesia yang Bahas Isu Papua Barat

oleh -62 views

Agranovich melanjutkan, Facebook juga menghapus akun palsu yang berhubungan dengan jaringan di Timur Tengah dan Afrika.

Satu, menurut Facebook, berbasis di Mesir, namun beroperasi di hampir seluruh wilayah dengan mengunggah konten mendukung Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Mesir.

Jaringan akun palsu itu juga mengkritik Iran, Qatar, Turki, hingga pergerakan separatis di Yaman.

Dia menjelaskan operasi akun palsu itu menyamar sebagai media di negara yang jadi basis operasi mereka, dan memperkuat konten yang mereka unggah.

Facebook menemukan bukti sejumlah laman sudah dibeli dengan pemiliknya yang terus berganti, begitu juga ada laman yang berhubungan dengan harian Mesir El Fagr, yan dikenal karena “kontennya yang sensasional”.

Baca Juga  Protes Pemindahan Sidang Eks Brimob Maut ke Ambon Memanas, Kapolres Tual Diteriaki “Pembohong”

Sebagai hasil dari investigasi tersebut, Facebook memtuskan untuk menghapus laman resmi El Fagr dari platform mereka. Reuters yang mencoba meminta konfirmasi belum mendapatkan komentar.

Kemudian jaringan ketiga bermuara pada tiga firma pemasaran di UEA, Mesir, dan Nigeria, melibatkan akun palsu yang menyebarkan konten bertopik aktivitas UEA di Yaman, atau perjanjian nuklir Iran.

Facebook melakukan aksi penumpasan setelah dikritik dalam beberapa tahun terakhir karena dianggap lamban dalam mengembangkan alat dalam memerangi konten ekstremis dan propaganda.