FORMAPAS Malut menilai insiden ini mencerminkan kondisi darurat dalam tata kelola industri pertambangan di daerah, di mana aspek keselamatan kerja belum menjadi prioritas utama.
“Jika tidak ditangani secara serius, peristiwa serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Riswan.
Ia menegaskan, mahasiswa tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada langkah konkret dari pemerintah dalam menjamin perlindungan terhadap para pekerja tambang.
(Kayla)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











