Dana Siap Pakai untuk Percepatan Penanganan
Tak hanya bantuan fisik, BNPB juga menggelontorkan anggaran siap pakai guna mendukung percepatan penanganan di fase awal pascabencana. Skema ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan fiskal di tingkat daerah.
“Tentu saja juga kita bawa anggaran supaya apabila di lapangan ada hal yang harus segera kita bantu bisa segera dilakukan,” kata Suharyanto.
Menurutnya, dukungan anggaran ini menjadi krusial agar proses penyelamatan dan pemulihan tidak terhambat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya.
Kombinasi Pendekatan Bottom-Up dan Top-Down
Suharyanto menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara fleksibel dengan menggabungkan pendekatan dari bawah (bottom-up) dan intervensi langsung dari pusat (top-down).
“Kita lihat dari masyarakat itu meminta dari kepala daerah, memang dia tidak punya fiskalnya sedikit, minta jenis apa? Apakah permakanan, apakah peralatan, apakah anggaran? Itu semuanya disesuaikan dengan permintaan dari bawah,” ujarnya.
Namun demikian, BNPB juga siap mengambil langkah cepat melalui intervensi langsung apabila pendataan di daerah dinilai lambat.
“Tetapi bisa juga secara top-down, kita sendiri langsung menentukan. Karena tadi itu, mungkin daerahnya agak kurang cepat misalnya untuk mendata, ya kita turun langsung supaya jangan terlambat,” kata Suharyanto.










