Sofia juga menambahkan, kiranya para siswa siswi SMA Negeri 8 untuk lebih aktif mengikuti proses sosialisasi dan tentunya akan menjadi modal sekaligus pengalaman penting sebagai pemilih pemula agar dapat menyalurkan hak pilihnya dengan baik pada hari pemungutan suara yang ditetapkan oleh KPU pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
Pada Kesempatan yang sama, Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Kota Tidore Kepulauan, Sudirman Ismail, dalam paparan materinya mengatakan pentingnya keterlibatan pemilih pemula dalam proses demokrasi seperti Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024.
Sudirman menuturkan, Ada dua peran yang bisa dimainkan oleh para pemilih pemula, pertama mereka bisa mengawal jalannya Pilkada dengan turut aktif mengedukasi orang sekitar tentang hoaks, disinformasi dan misinformasi serta aktif terlibat melaporkan konten berbahaya.
Yang kedua, mengawal seluruh tahapan pemilu yang diselenggarakan oleh KPU seperti memastikan masyarakat terdaftar sebagai pemilih di DPT, mengawasi kampanye peserta calon, proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS hingga rekapitulasi suara di setiap tingkatan.
“Ade-ade para siswa-siswi SMA Negeri 8 Tidore Kepulauan dapat berperan aktif mengawal jalannya tahapan Pilkada dengan turut memberikan edukasi kepada orang terdekat tentang bahaya berita bohong atau hoax serta memastikan masyarakat dapat terdaftar di DPT,” ucap Sudirman.









