Geram! Menlu Turki Kutuk Aksi Ekstremis di Swedia Bakar Salinan Al-Quran

oleh -169 views

Porostimur.com, Ankara- Aksi pembakaran kitab suci agama Islam yaitu berupa salinan Al-Quran dikabarkan terjadi pada hari Sabtu (21/1/2023), dilakukan oleh seorang juru kampanye sayap kanan di Swedia.

Diketahui peristiwa pembakaran salinan Al-Quran itu terjadi di dekat kedutaan Turki di Swedia, yakni Ibu Kota Stockholm. Aksi yang mendapat sorotan sejumlah pihak itu, dilakukan oleh Rasmus Paludan yang juga dikenal sebagai pemimpin politik sayap kanan bernama Hard Line.

Peristiwa itu terjadi dalam rangkaian demonstrasi atau unjuk rasa untuk mendesak agar Swedia dapat segera bergabung dengan NATO, namun selama ini terkendala sikap Turki yang seolah menahan negara Nordik itu untuk bergabung.

Pandangan Turki diketahui belum positif menyetujui Swedia bergabung dengan NATO, salah satu alasannya adalah berkaitan dengan kelompok ekstremis Kurdi, yang dianggap terdapat di negara tersebut.

Lebih lanjut, adanya kejadian pembakaran salinan Al-Quran itu, telah mendapat respons keras dari pihak Turki sendiri, dan juga negara Timur Tengah lainnya.

Baca Juga  Dukung Penuh Groundbreaking Blok Masela, Ketua DPRD Maluku Ingatkan Hak Masyarakat Adat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu bahkan menunjukkan kegeramannya atas aksi pembakaran salinan Al-Quran tersebut. Ia mengatakan mengutuk tindakan yang dinilai antiIslam dan tidak dapat menerima aksi itu sebagai bentuk kebebasan berekspresi yang dapat dibenarkan.