Porostimur.com, Tidore – Korp Marinir TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara menurunkan 16 personil untuk melakukan terjun payung dari ketinggian 9000-5000 feet dalam rangka gladi kotor upacara pembukaan Sail Tidore 2022.
“Sebenarnya jumlah personil 30 orang terdiri dari, 20 penerjun Korp Marinir TNI Angkatan Laut, dan 10 penerjun dari TNI Angkatan Udara Kopaskat,” ungkap Letkol Marinir Suherman, MTR Opsla, Rabu (23/11/2022).
Sebelumnya, para penerjun melakukan persipan menuju di lokasi Sail Tidore, mulai dari Korp Marinir TNI Angkatan Laut, Kops TNI Angakatan Udara yang melaksanakan refresing di satuan Malang.
“Kalau personil ada dari Korp Marinir di Jakarta dan Surabaya, termasuk di dalamnya ada Korp TNI Angkatan Udara,” terangnya.
Menurut dia, para penerjun telah melakukan terbang di atas ketinggian 9000, dan dari 5000 feet melayang ke bawah dengan membentuk staking di lokasi Sail Tidore.
“Jadi, tiap-tiap personil terbang dengan ketinggian berbeda,” kata Suherman.
Sebenarnya, ada sedikit kendala sehingga para personil tidak sampai 30 orang sehingga yang peterjun yang ikut hanya 16 orang. Para personil penerjun payung harus melaksanakan dua putaran, namun kita gunakan satu putaran.
Personil penerjun yang terbang paling tinggi, yaitu dari 5000 feet ke bawah, tetapi berbeda dari 250 feet, karena mereka sudah ada perjanjian sehingga masuk tidak ada perebutan.









