Gunung Botak Dinilai Hanya Puncak Gunung Es
GMKI Ambon juga mengingatkan bahwa persoalan tata kelola sumber daya alam di Maluku tidak hanya terjadi di Gunung Botak.
Menurut organisasi tersebut, masih banyak persoalan lain yang membutuhkan perhatian serius pemerintah agar kekayaan alam daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Renno menilai selama ini Maluku dikenal sebagai daerah yang kaya sumber daya alam, namun manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat belum sebanding dengan besarnya potensi yang dimiliki.
“Bukan hanya di Gunung Botak. Persoalan lain yang mengganggu pengelolaan sumber daya alam di Maluku juga harus diatur dan dikelola secara baik. Jangan sampai daerah ini terus menghasilkan kekayaan tetapi masyarakat tidak merasakan manfaat yang adil,” ujarnya.
Karena itu, GMKI Ambon mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sektor sumber daya alam, termasuk memperkuat pengawasan dan memastikan keberpihakan terhadap masyarakat lokal.
Investasi Harus Menghormati Masyarakat dan Lingkungan
Selain menyoroti persoalan pertambangan ilegal, GMKI Ambon juga memberikan perhatian terhadap pola investasi yang berkembang di Maluku.
Renno menegaskan organisasinya tidak menolak investasi maupun pembangunan. Namun, investasi yang masuk ke daerah harus dijalankan secara bertanggung jawab dan tidak mengabaikan kepentingan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.









