Ia juga meminta untuk bangun budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif, karena tantangan ke depan tidak bisa dihadapi dengan pendekatan birokratis yang kaku.
“Jadilah pemimpin yang mampu membimbing, bukan hanya menginstruksikan yang mampu mendengar, bukan hanya menyuruh, serta pegang teguh nilai integritas, loyalitas dan keberpihakan kepada kepentingan publik, karena inilah inti dari pelayanan kita kepada masyarakat,” tegas Gubernur.
Lewerissa percaya dengan semangat yang sama, saudara-saudara akan menjadi pemimpin perubahan yang membawa manfaat besar bagi organisasi, masyarakat, dan daerah Maluku yang kita cintai.
Sebagai informasi pada PKA Angkatan XIII ini sebanyak 40 peserta dinyatakan lulus. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











