Ekspor perdana ikan Cakalang dari Perinus Cabang Bacan dilakukan sebanyak 50 ton atau 3 kontainer ukuran 20 feet dengan nilai ekspor sebesar USD72 ribu (setara Rp1 miliar rupiah). Selain pengiriman ekspor ke Jepang, dilakukan pula pengiriman ikan Cakalang ke perusahaan perikanan dalam negeri menuju lokasi di Surabaya, Jawa Timur, sebanyak 100 ton.
“Dengan ekspor di Pelabuhan Babang ini, kami mengharapkan terjadi sinergi antara Pemda dengan BUMN, sehingga menghasilkan ekosistem bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Halmahera Selatan,” ujar Direktur Utama PT. Perikanan Nusantara (Persero) M. Yana Aditya.
Disamping ekspor ikan Cakalang ke Jepang, Perinus telah melaksanakan ekspor gurita ke perusahaan Jepang Ajirushi Inc. dengan nilai sebesar USD169,5 ribu yang berupa frozen octopus atau gurita beku. “Saat ini kami juga sedang berfokus membuat produk olahan seperti fillet ikan yang mudah dimasak dan higienis untuk pasar domestik,” ujar Ronald.
Selain Jepang, PT. Perikanan Nusantara (Persero) juga sudah menjalin kerja sama dengan beberapa negara antara lainnya negara antara lain Singapura, Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Amerika Serikat. (red/rtl/achy)




