Gunung Dukono Kembali Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km Kawah

oleh -372 views
Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pada Selasa (28/4/2026) pukul 06.33 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung api aktif tersebut tercatat telah dua kali meletus.

Porostimur.com, Tobelo — Gunung Dukono kembali mengalami erupsi pada Selasa (28/4/2026) pukul 06.33 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung api aktif tersebut tercatat telah dua kali meletus.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, kolom abu teramati mencapai ketinggian sekitar 900 meter di atas puncak atau 1.987 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke barat laut.

Aktivitas Masih Berlangsung

PVMBG menyebutkan, saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung. Status aktivitas Gunung Dukono saat ini berada pada Level II atau Waspada.

Data kegempaan pada 28 April 2026 pukul 00.00–23.59 WIT mencatat aktivitas yang cukup tinggi, meliputi:

  • 74 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 8–34 mm dan durasi 23,69–66,12 detik
  • 3 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 15–22 mm
  • 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 4 mm
Baca Juga  Ketika Kebenaran Dipotong-Potong: Paltering, Ketakutan, dan Industri Delusi Digital

Imbauan Keselamatan

PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar gunung serta pengunjung untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, warga juga diingatkan untuk mewaspadai potensi hujan abu vulkanik, terutama di wilayah yang berada di arah sebaran angin.

Aktivitas Tinggi Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam sedikitnya 80 kali erupsi dari Gunung Dukono. Aktivitas yang konsisten ini menegaskan karakter Dukono sebagai salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.