Hadirkan Nuansa Etnik, Villa Manoa Jadi Pilihan Destinasi Budaya di Maluku Tenggara

oleh -232 views

Villa ini dibangun oleh Maria, warga asal Prancis, kemudian dikelola bersama masyarakat lokal dan pemerintah ohoi (desa) setempat.

Begitu memasuki area Villa Manoa, tamu akan disambut dekorasi etnik khas Kei dengan sentuhan detail budaya lokal. Mulai dari bangunan beratap rumbia, dinding berbahan anyaman tikar, hingga ornamen tradisional yang memperkuat nuansa budaya.

Salah satu dekorasi unik adalah penggunaan alat tangkap ikan tradisional masyarakat Kei, yakni bubu, yang dimanfaatkan sebagai hiasan lampu gantung. Sentuhan ini menghadirkan kesan etnik yang kuat sekaligus menarik perhatian wisatawan.

Bentangan hammock berwarna netral dari dalam villa hingga tepi pantai juga memberikan nuansa eksotis dan elegan, menciptakan pengalaman menginap yang berbeda.

Atraksi Budaya dan Fasilitas

Manager Villa Manoa, Reina Sagat, mengatakan bahwa selama sembilan bulan beroperasi, Villa Manoa tidak melakukan promosi besar-besaran.

Baca Juga  Dua Aparat Gugur di Pantai Nirun, Kapolres Malra Imbau Wisatawan Tingkatkan Kewaspadaan

“Kami bersyukur banyak wisatawan yang datang hanya melihat dari aplikasi booking dan Google Maps. Rasa penasaran membuat tamu mulai berdatangan,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Untuk tarif kamar, Villa Manoa menawarkan beberapa pilihan. Rumah Tua dibanderol sekitar Rp3,5 juta per malam dengan fasilitas lengkap. Sementara Timur Room sekitar Rp1,3 juta dan Roa Room Rp1,25 juta, serta beberapa kamar lain dengan harga lebih terjangkau.

No More Posts Available.

No more pages to load.