Hanubun Ajak Seluruh Stakeholder Tetap Mengawal Penggunaan APBD Malra

oleh -50 views
Link Banner

Porostimur.com – Langgur: Bupati Maluku Tenggara, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, atas dedikasinya sehingga seluruh pembahasan APBD perubahan yang diawali dengan penyampaian KUA dan PPS, pembahasan tingkat BANGGAR, serta Ranperda perubahan APBD dapat terlaksana dengan Baik.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Maluku Tenggara M Thaher Hanubun dalam sambutanya pada Paripurna Pengesahan dan Penetapan APBD Perubahan yang berlangsung di gedung DPRD Malra, Selasa.

Hanubun menegaskan, urgensi perubahan APBD Malra tahun 2021 merupakan kebutuhan penting dan mendesak dimana tiga dari lima kriteria sebagai syarat dilakukan perubahan Anggaran berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 telah terpenuhi.

“Tiga syarat tersebut yakni perkembangan yang tidak sesuai dengan KUA di mana target pendapatan hingga belanja harus mengalami penyesuaian”, ungkap Hanubun.

Selain itu, keadaan yang menyebabkan pergeseran anggaran dimana beberapa terjadinya pergeseran akibat kebutuhan dan sifatnya karena tuntutan peraturan perundang undangan, serta keadaan yang menyebabkan silfa tahun anggaran harus menurun, terangnya.

Baca Juga  Gelaran Vaksinasi Endra Dharmalaksana AKABRI 1999 di Halsel Disambut Baik Masyarakat

Sudah barang tentu masih banyak kebutuhan yang tentunya dapat terpenuhi dalam APBD tahun ini, termasuk kebijakan yang harus terisolasi.

Hanubun berharap kondisi ini harus di pahami secara bersama sama guna menjawab kebutuhan yang mendesak dan harus di prioritaskan yang mana hal tersebut tidak bisa di tunda.

Ditegaskan, Pemda Malra berkewajiban menjaga dan memastikan kebijakan anggaran harus aman terhadap seluruh kewajiban namun harus sesuai dengan ketentuan yang ada dari sisi akuntansi pemerintah.

Persetujuan Ranperda tentang perubahan APBD tahun 2021, kembali (dirinya) menyampaikan gambaran anggaran singkat APBD perubahan di antaranya, pendapatan daerah tahun 2021 sebesar Rp 939.497.252.436,74 sementara belanja daerah dianggarkan sebesar Rp 1.072.026. 43.694 63.

Baca Juga  Bupati Bangga, Banyak Anak Muda di Malra Jadi Petani Bawang Merah

Di lain sisi penerimaan dianggarkan sebesar R.138.428.991.257, 89 sementara dari sisi pengeluaran yang di anggarkan sebesar Rp. 5.900.000.000 00 Perubahan APBD 2021, diprediksi terjadi selisih

Rp 132.528.991.257,89 yang akan ditutupi dengan pembiayaan netto sebesar Rp132.528.991.257,89. Dengan demikian, perubahan APBD Tahun 2021, dirancang berimbang atau nihil.

Untuk itu, Hanubun mengajak seluruh pemangku kepentingan agar kiranya bersama sama mengawal seluruh proses implementasi APBD Malra tahun 2021, sehingga program dan kegiatan dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat dan harus di pastikan bermanfaat, adanya kepuasan atas kinerja aparatur.

“Selain itu, jika terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh aparatur kiranya masyarakat segera melaporkan agar dirinya langsung menindak lanjuti, sesuai jalur dan koridor yang relevan, tutupnya. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.