Hanubun, BKMT Sarana Dakwah, Bukan Organisasi Sarat Kepentingan

oleh -33 views
Link Banner

Porostimur.com – Langgur: Badan Kontak Majalis Ta’alim (BKMT) merupakan sebuah wadah dakwah dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar. Hal tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun dalam sambutannya di Langgur saat melantik pengurus BKMT Malra, Kamis (11/11/2021).

Menurut Hanubun, kehadiran BKMT bukan hanya sebuah lembaga dakwah semata, namun lebih dari itu memberikan peran terhadap kaum hawa dalam organisasi khususnya di Maluku Tenggara terhadap kesetaraan gender.

Hanubun bilang, saat ini dalam pandangannya, BKMT di Maluku Tenggara sangat berkembang, baik mulai dari kota maupun di ohoi, lebih khusus dalam pembinaan ukhuwah Islamiah.

Hanubun berharap, BKMT di Maluku Tenggara tetap tumbuh dalam pembinaan umat, serta terus berkembang sesuai dengan norma.

Hanubun menegasak, BKMT lahir karena di dasari dengan niat yang tulus, tanpa ada tendensi tertentu, tidak seperti organisasi lain yang lahir karena di dasari atas kepentingan tertentu.

Baca Juga  Tiga Aktivis Kemanusiaan Galang Donasi Bagi Komponis Silvo Letsoin di Kei

“Pemerintah daerah menghendaki adanya wadah seperti ini, karena sesuai dengan nilai nilai agama sebagai dasar dalam pembinaan antar umat beragama yang dilandasi Pancasila,” tuturnya.

Kata Hanubun, kesuksesan dan kemajuan pembangunan suatau daerah dapat terukur tentunya dari tingkat kehidupan harmonisasi dan teloresi antar umat beragama seperti Kabupaten Maluku Tenggara ini.

“Mustahil setiap program yang didesain dengan terarah guna kemajuan suatu daerah, namun jika stabilitas keamanan yang tidak kondusif, sudah barang tentu akan mengalami kegagalan,’ tegas Hunubun

“BKMT adalah organisasi dalam pembinaan imat, namun hendaknya berawal dari keluarga sendiri, karena jaman sekarang ini, banyak generasi muda yang mengalami krisis akhlak, sehingga perlu dibina sejak dini,” imbuhnya.

Baca Juga  Aliansi Suara Rakyat Desa Waikafia Gelar Unjuk Rasa Terkait Pengelolaan DD-ADD

Hanubun bilang, minimnya perhatian generasi muda saat ini terhadap kegiatan keagamaan yang seolah-olah terkikis oleh pengaruh jaman serta orientasi pada kehidupan glamor, sehingga perlu adanya perhatian serius, dan ini sebuah tantangan bagi BKMT.

“Terkadang selaku orang tua memiliki kesibukan, namun hendaknya jangan mengabaikan keluarga, karena terciptanya akhlakul karimah, terbentuk dari keluarga,” ujarnya.

Selain itu, Hanubun juga mengajak BKMT agar kiranya dapat membantu pemerintah daerah dalam mensosilisasikan ide serta program yang sedang berjalan, termasuk persoalan vaksinasi.

“Majelis Ulam Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang mana vaksin itu halal, sehingga wajib hukumnya perlu divaksinasi demi terciptanya kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19, agar Maluku Tenggara cepat terbebas dari wabah yang mengglobal saat ini, harapnya. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.