“Mustahil setiap program yang didesain dengan terarah guna kemajuan suatu daerah, namun jika stabilitas keamanan yang tidak kondusif, sudah barang tentu akan mengalami kegagalan,’ tegas Hunubun
“BKMT adalah organisasi dalam pembinaan imat, namun hendaknya berawal dari keluarga sendiri, karena jaman sekarang ini, banyak generasi muda yang mengalami krisis akhlak, sehingga perlu dibina sejak dini,” imbuhnya.
Hanubun bilang, minimnya perhatian generasi muda saat ini terhadap kegiatan keagamaan yang seolah-olah terkikis oleh pengaruh jaman serta orientasi pada kehidupan glamor, sehingga perlu adanya perhatian serius, dan ini sebuah tantangan bagi BKMT.
“Terkadang selaku orang tua memiliki kesibukan, namun hendaknya jangan mengabaikan keluarga, karena terciptanya akhlakul karimah, terbentuk dari keluarga,” ujarnya.
Selain itu, Hanubun juga mengajak BKMT agar kiranya dapat membantu pemerintah daerah dalam mensosilisasikan ide serta program yang sedang berjalan, termasuk persoalan vaksinasi.
“Majelis Ulam Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang mana vaksin itu halal, sehingga wajib hukumnya perlu divaksinasi demi terciptanya kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19, agar Maluku Tenggara cepat terbebas dari wabah yang mengglobal saat ini, harapnya. (saad)










