“Ini adalah panggung bagi siswa untuk menampilkan hasil pembinaan yang dilakukan di sekolah,” ujarnya.
Berbagai pertunjukan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari tarian tradisional, vokal, hingga nyanyian adat yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Maluku Tenggara.
Festival ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat dan akan mencapai puncaknya pada Sabtu, 2 Mei 2026, dengan mengusung tema busana Nusantara.
Peran Orang Tua dan Transformasi Pendidikan
Dalam peringatan Hardiknas tahun ini, Dinas Pendidikan juga mengangkat tema parenting yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah. Peran orang tua sangat penting dalam pembentukan karakter,” ungkapnya.
Selain pertunjukan seni, kegiatan juga diisi dengan diskusi publik terkait transformasi pendidikan di wilayah kepulauan. Festival ini turut memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM yang memanfaatkan pameran untuk memasarkan produk lokal.
Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara sekolah, orang tua, pelaku usaha, dan masyarakat terus diperkuat guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Maluku Tenggara secara berkelanjutan.
(red/mcmalra/adolof)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










