Hari Film Nasional, Hannah Al Rashid Suarakan Lingkungan Syuting Aman Kekerasan

oleh -193 views

Hannah Al Rashid menuturkan, sudah saatnya masyarakat mendukung upaya untuk ciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari kekerasan. Di video itu, Hannah mengajak untuk korban kekerasan untuk berani berbicara dan tidak membiarkan kekerasan itu didiamkan dan dianggap biasa. 

“Baik di industri perfilman, maupun di industri lainnya. Yuk kita sama-sama berpihak pada korban dan bantu mereka bangkit dan pulih,” tulis Hannah dengan menautkan link di http://kitabisa.com/kawanpuan. 

Di video itu, juga ditampilkan sosok sutradara Gina S. Noer menuturkan, dalam sebuah kerja sama, seseorang bisa menjadi korban atau pelaku, karena ada ketimpangan relasi kuasa. Sering juga, kekerasan itu tak disadari lantaran belum banyak orang memahami apa itu pelecehan seksual.

Baca Juga  Kenangan yang Membeku, Pikiran yang Berhenti

“Ini semua harus berubah, tiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang setara,” kata sutradara Dua Garis Biru itu. Gina mengajak sebelum melakukan kerja sama, ada pasal pelecehan dan bullying di dalam kontrak itu. “Kita juga harus mengedukasi tentang definisi pelecehan seksual dan bullying,” katanya. 

Gina menuturkan, produser harus menyediakan hotline yang siap menampung pengaduan untuk orang yang melihat kekerasan itu atau mengalaminya sendiri. Berikutnya, Gina mengajak sebelum ditandatangani kontrak, setiap pihak menandatangani pakta integritas yang akan menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.