Ruang Belajar bagi Generasi Muda
Tokoh pemuda sekaligus Pembina Himpunan Solidaritas Pelajar Mahasiswa Kawasi (HSPMK), Teo Jurumudi, menilai kegiatan ini penting untuk membuka wawasan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Setelah melihat langsung, kondisi danau masih jernih dan dikelilingi pepohonan hijau. Ini menunjukkan kawasan tersebut masih dijaga dengan baik,” kata Teo.
Ia juga mengungkapkan kedekatan emosional keluarganya dengan kawasan tersebut, mengingat dahulu ada sekitar sepuluh kepala keluarga yang pernah tinggal di pulau kecil di tengah Danau Karo.
Apresiasi Pemerintah Desa
Ketua BPD Kawasi, Reinhard Siar, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan perusahaan dalam melibatkan masyarakat.
“Kita saksikan langsung bahwa kondisi Danau Karo masih terjaga, airnya jernih, dan kawasan di sekitarnya tetap hijau. Selain itu, danau ini juga memberi manfaat melalui pajak air permukaan,” ujarnya.
Komitmen Berkelanjutan Perusahaan
Head of Technical Support Harita Nickel, Dian Kristiyanto, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan operasional dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan budaya.
“Kami menetapkan batas dan perimeter khusus untuk melindungi area seperti Danau Karo dan Benteng De Brill agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan menerapkan prosedur khusus, termasuk penghentian sementara aktivitas jika ditemukan indikasi situs atau benda bersejarah, sebagai bagian dari perlindungan warisan budaya.











