Walau begitu, laba bruto NCKL terdongkrak menjadi Rp 8,27 triliun dari Rp 4,67 triliun dan laba usaha melejit menjadi Rp 7 triliun ketimbang tahun sebelumnya Rp 3,98 triliun, sehingga laba sebelum pajak penghasilan menguat menjadi Rp 8,17 triliun dari Rp 6,64 triliun. Adapun laba per saham dasar tumbuh menjadi Rp 92,39 dari Rp 84,7.
Pertumbuhan kinerja NCKL juga diikuti dengan penguatan total aset menjadi Rp 45,28 triliun dari Rp 34,6 triliun. Total liabilitas lebih efisien dari sebelumnya Rp 20,37 triliun menjadi Rp 16,89 triliun. Ekuitas naik menjadi Rp 28,39 triliun dari sebelumnya Rp 14,22 triliun. (red/investor)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










