Hasni Buton Raih Penghargaan Nasional 2019 Kategori Guru Berdedikasi di Daerah Terisolir

oleh -96 views
Link Banner

Porostimur.com | Bekasi: Hasni Buton, Guru PAI SDN 4 Fenaleisela Kabupaten Buru, Provinsi Maluku berhasil meraih penghargaan nasional tahun 2019, setelah dinilai sukses dalam mengabdikan diri di ranah pendidikan agama Islam,

Hasni mendapat penghargaan Kemenag tersebut dalam kategori guru PAI berdedikasi di daerah terisolir. Namanya disebut bersama Hasma Wati (PNS), guru PAI SDN 04 Sembakung, Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara (peraih penghargaan guru berdedikasi di daerah perbatasan) dan Khairuddin, guru honorer di Provinsi Bali (peraih penghargaan guru berdedikasi di daerah minoritas) .

Penghargaan nasional yang dibagi ke dalam tiga kategori (berdedikasi di daerah perbatasan,  daerah terisolir, dan daerah minoritas) ini diserahkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kamaruddin Amin didampingi Direktur PAI Rohmat Mulyana dalam gelaran Sarasehan Bulan Bakti Pendidikan Agama Islam di Kota Bekasi, Sabtu (14/12) kemarin. Pada kesempatan ini, dilaunching juga Buku Teks Pendidikan Agama Islam Tahun 2019.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Vaksinasi Massal Hingga 31 Mei Mendatang

Sarasehan turut dihadiri Kepala Bidang Pakis Kanwil Kemenag Maluku, La Fatah serta diikuti ratusan guru PAI  dan pengawas yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menag Fachrul Razi.

Penghargaan yang diberikan kepada tiga guru PAI tersebut setelah tim DPP AGPAII melakukan seleksi secara ketat terhadap dedikasi mereka dalam mengabdikan diri secara totalitas di dunia pendidikan agama Islam.

Dedikasi Dengan Ikhlas

Hasni Buton misalnya, guru PNS yang mengajar di SDN 4 Fenaleisela Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Dedikasinya mengabdi di di daerah terisolir tak bisa dipandang sebelah mata. Secara ikhlas, ia harus melewati jalur darat dan sungai sejauh 5 kilometer dengan kondisi geografis yang cukup menantang. 

Baca Juga  Makna Sosial Haji

Hasni mengajar PAI dengan jumlah siswa muslim 40 orang dari 100 siswa di sekolah yang dihuni mayoritas siswa beragama Kristen. 

Atas pengabdian tulus dan upaya mendesikasikan diri sebagai seorang guru PAI tanpa mengenal jarak sebagai hambatan dan rintangan, Hasni terpilih menjadi satu-satunya guru dari Maluku yang dinilai layak menerima penghargaan nasional tersebut.

Selamat Hasni Buton, semoga penghargaan tersebut dapat lebih meningkatkan semangat untuk terus ikhlas mengabdikan diri demi mencerdaskan generasi anak bangsa. (red/angel/inmas)