Porostimur.com, Labuha – Guna menekan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak tanah di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, akibat dari banyaknya keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan minyak tanah di lapangan, Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Koperasi (Disperindagkop) Halsel menerjunkan tim pemantau penyaluran di berbagai pangkalan minyak tanah di Kota Labuha.
Amatan jurnalis porostimur.com, Jumat (28/10/2022), Tim Pengawasan Penjualan Minyak Tanah Disperindagkop Halsel, diterjunkan langsung ke lapangan untuk memastikan dan melakukan pengawasan di pangkalan- pangakalan minyak tanah yang ada di Kota Labuha guna memastikan penyaluran tersebut tepat sasaran dan sesuai prosedur.
Terdapat sepuluh pangkalan minyak tanah yang mendapat pengawasan langsung dari pihak Disperindagkop Halsel pada operasi yang digelar seharian tadi.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Halsel Nurbaiti Karmila saat diwawancarai mengatakan, dari sejumlah titik yang dipantau langsung oleh tim pengawasan Disperindag tidak ditemukan masalah, baik itu penimbunan maupun penjualan kepada pihak indsutri.
“Iyaa Alhamdulillah hasil pemantauan tadi tidak ada masalah. Semua pangkalan menjual minyak sesuai harga het yang sudah ditentukan”, ujar Nubaiti.











