Informasi yang beredar, kue tar ultah itu rencananya akan diberikan polisi kepada Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema.
Perbuatan anggota polisi ini sungguh mencoreng dan menodai sinergitas yang terus dibangun antara Polri dan TNI.
Selain di Instagram, video itupun kini beredar luas di WAG (WhatsApp Group) dan pesan berantai.
Video tiga oknum polisi ini juga dikecam banyak pihak karena viral bertepatan dengan momen HUT TNI ke-77 tahun 2022.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Papua Barat, Kombes Raydian Kokrosono menyampaikan permintaan maaf atas insiden anak buahnya yang ditugaskan mengantarkan kue tart bertuliskan HUT ke-77 TNI dengan hiasan tank malah berbuat tidak pantas. Kue itu dikirim menggunakan mobil dinas dan dalam perjalanan dua anggota kepolisian malah menjilatnya.
“Saya meminta maaf kepada institusi jajaran TNI atas kejadian konten video viral yang dilakukan oknum anggota polantas Papua Barat yang beredar di media sosial,” katanya dalam video dikutip Republika di Jakarta, Rabu (5/10/2022).
Raydan menegaskan, dua oknum polantas itu saat ini sudah dijebloskan ke dalam sel Markas Polda Papua Barat. “Untuk diproses dan mempertanggungjawabkan kesalahan yang diperbuat. Kami sampaikan bahwa kue dalam konten video tersebut sudah kita amankan sebagai barang bukti, dan kami pastikan kue tersebut tidak tersampaikan kepada institusi TNI,” kata Raydan. (red)









