Huwae Ancam Lapor Balik Pimpinan DPRD Maluku dan Fraksi-fraksi ke Badan Kehormatan

oleh -627 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Anggota DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae, mengancam akan melapor balik pimpinan DPRD dan sejumlah pimpinan fraksi kepada Badan Kehormatan DPRD Maluku terkait pernyataan kritisnya di media massa yang disikapi secara keras dalam sidang Paripurna DPRD, Rabu (29/9/2021).

Untuk diketahui, sejumlah pimpinan fraksi di DPRD Maluku mengecam pernyataan sikap yang disampaikan Huwae dan meminta agar Badan Kehormatan DPRD melakukan pemeriksaan terhadap dirinya.

“Saya juga akan lapor balik pimpinan dewan dan seluruh ketua fraksi ke Badan Kehormatan, toh faktanya mereka melanggar tatib,” ungkapnya.

Huwae menilai, pembahasan KUA-PPAS, APBD Perubahan tahun anggaran 2021 yang dilakukan dalam sehari merupakan hal yang tidak masuk akal dan tidak logis.

“Satu hari bayangkan pembahasan, satu hari pembahasan menurut kalian masuk akal ngak, logis ngak kalian harus jujur juga sebagai wartawan harus bisa menterjemahkan secara baik, jangan ujung-ujung karena mungkin dekat dengan ini, takut lalu tulis tentang kebohongan, berarti kalian sama jugakan,” tukasnya.

Baca Juga  PNS Daerah Siap-Siap Dialihkan ke Jabatan Fungsional

Huwae bilang, jika hari Senin pengajuan dan Selasa malamnya diketok palu, walaupun kerja pembahasannya 24 jam pun tidak cukup untuk dibicarakan, karena tergantung dinamika pembahasan, bukan soal berapa lamanya waktu pembahasan.

“Kalau cuma kurang mau katakan kalau hitung rapat-rapatnya, kurang dari 24 jam mari kita buka notulensi benar ngak lebih dari 24 jam, mari kita buka-bukaanlah ada hal apa saya ngak peduli, saya mau jadi orang yang tidak disukai di lembaga ini, saya tidak peduli,” tegasnya.

Menurut Huwae, apa yang ia lakukan hanya dalam kapasitas menjalankan tugas partai, dimana sebagai kader dirinya harus mengambil sikap kritis terhadap apapun yang tidak berpihak kepada masyarakat Maluku.

Baca Juga  Huwae Kritisi Paripurna Pengesahan APBD-P, Murad Ismail: Kita Akan Tindak

“Saya ini menjalankan tugas partai, sebagai kader PDI-P adalah kritis, mengambil sikap kritis terhadap apapun yang tidak berpihak pada rakyat, apalagi yang salah,” tegasnya.

Terkait dengan persoalan ketidakhadiran dirinya yang dipersoalan, Huwae mengaku, dirinya terus hadir selama pandemi Covid-19.

“Ini masa Covid coba lihat absen saya, saya tidak pernah berturut-turut selama enam bulan tidak hadir di lembaga ini, saya selalu ada disini koq,” bebernya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Maluku ini menegaskan, ia tidak pernah takut atas apa yang dilakukannya, sepanjang dirinya menyampaikan kebenaran.

“Karena saya punya induk partai di dewan pimpinan pusat. Kalau saya ditegur dari sana dan dianggap salah, harus saya terima, tapi jangan teman-teman DPRD mengkalim pernyataannya sendiri. Mari kita jujurlah, kita buka-bukaan supaya rakyat tahu, ini ada apa,” pungkasnya. (keket)

No More Posts Available.

No more pages to load.