Inflasi 2019, Disperindag Maluku tempuh 8 langkah

oleh -62 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : 8 langkah antisipatif dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) provinsi Maluku dalam mengendalikan inflasi di tahun 2019 ini.

Hal ini terungkap dalam keterangan Kepala Disperindag Maluku, Elvis Pattiselano, saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku, yang digelar di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (30/4).

Kedelapan langkah dimaksud, yakni pertama, melaksanakan monitoring harga harian di pasar tradisional, swalayan dan retail modern.

Kedua, akunya, pihaknya mengadakan pemantauan stok mingguan barang kebutuhan pokok di tingkat distributor dan pengecer di pasar tradisional.

Ketiga, jelasnya, pihaknya juga menggelar pasar murah menjelang hari-hari besar keagamaan di tahun 2019 sebanyak 4 kali.

Baca Juga  Gempa Bumi M 4.7 Guncang Banda dan Langgur

Selain itu, tegasnya, langkah keempat yang dilakukan pihaknya yakni mengadakan pemantapan distribusi barang kebutuhan pokok di daerah sentra produksi, yakni di Surabaya, Makassar dan Manado.

Selain itu, akunya, pihaknya juga melakukan pengawasan barang beredar di pasar tradisional, swalayan dan ritel modern bersama tim gabungan Polda, Kejaksaan dan Balai POM.

Dijelaskannya, langkah keenam yang dilakukan pihaknya yakni pemantauan terhadap kegiatan tol laut pada 4 kabupaten, yakni Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Kepulauan Tanimbar, Maluku Barat Daya (MBD) dan Kepulauan Aru.

Menurutnya langkah ketujuh yang ditempuh pihaknya yakni pengamanan berupa monitoring kelancaran distribusi di kabupaten dan kota.

Serta langkah kedelapan, tambahnya, meningkatkan intensitas pemantauan terhadap komoditi yang tingkat fluktuasi harganya tinggi misalnya cabe, pada titik-titik pendaratan yang dilakukan bersama tim satgas pangan, pada malam hari.

Baca Juga  Inspirasi 5 Ide Dekorasi Pelaminan Modern untuk Pengantin Kekinian

”Kami Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, menempuh 8 langkah pengamanan, dalam rangka pengendalian inflasi tahun 2019,” pungkasnya. (keket)