Porostimur.com, Wellington – Inggris secara resmi bergabung dengan kelompok perdagangan Asia-Pasifik 11 negara lainnya selama pertemuan di Selandia Baru pada Minggu (16/7/2023). Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP) mencakup lebih dari 500 juta orang dan 15 persen ekonomi dunia.
“Kami merasa terhormat menjadi anggota baru pertama CPTPP dan bergabung dengan komunitas luar biasa yang sekarang terdiri dari 12 ekonomi yang mencakup Asia, Pasifik, dan sekarang Eropa,” kata Menteri Perdagangan Inggris Kemi Badenoch.
Bagi Inggris, bergabung dengan kelompok tersebut merupakan kesepakatan perdagangan terbesar yang dicapai sejak meninggalkan Uni Eropa (UE) lebih dari tiga tahun lalu. Inggris pertama kali mengumumkan rencana tersebut pada Maret.
London saat itu mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan blok yang dibentuk pada 2018 setelah lebih dari dua tahun negosiasi. Inggris pun adalah anggota baru pertama yang bergabung dengan kelompok yang terdiri dari Jepang, Selandia Baru, Australia, Brunei, Kanada, Cile, Malaysia, Meksiko, Peru, Singapura, dan Vietnam.
Badenoch mengatakan, lebih dari setengah juta warga Inggris sudah bekerja untuk perusahaan dari negara anggota blok tersebut. “Ini adalah perjanjian yang modern dan ambisius dan keanggotaan kami di blok yang menarik, berkembang, dan berwawasan ke depan ini adalah bukti bahwa pintu Inggris terbuka untuk bisnis,” ujarnya Badenoch.





