Ini Kuliner Wajib Saat Berkunjung ke Maluku Tenggara

oleh -36 views
Link Banner

Porostimur.com | Langgur: Maluku memiliki daya tarik yang luar biasa,  khususnya di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara. Wilayahnya yang dikelilingi pulau dan laut membuat daerah ini jadi magnet wisatawan untuk berkunjung. 

Bukan hanya karena pesona gugusan pulau nya begitu indah juga penduduknya yang ramah. Maluku Tenggara juga memiliki kekayaan kuliner yang istimewa.  Wisatawan yang berkunjung ke pulau ini,  tentu wajib mencicipi nya. 

Kuliner khas daerah menjadi agenda wajib melengkapi setiap kegiatan liburan. Tak lengkap rasanya jika tidak mencoba makanan atau masakan khas daerah yang kita kunjungi.

Berikut ini kuliner wajib yang patut Anda cicipi ketika melakukan traveling atau berkunjung ke Kepulauan Kei, Maluku Tenggara:

1. Ikan Kuah Kuning

Sebagai daerah kepulauan dengan 93% wilayahnya merupakan perairan, Kepulauan Kei terkenal dengan menu aneka ikan. Mulai dari ikan yang diolah bumbu rica-rica, ikan bakar, hingga ikan kuah kuning.

Baca Juga  Masuk Proyek Strategis Nasional, Pembangunan & Peningkatan Jalan di Maluku Tenggara Terus Digarap

Ikan kakap merah bumbu kuah kuning menjadi salah satu menu wajib yang dapat Anda dijumpai ketika berkunjung ke Café Forganza, di Jalan Raya Kolseer Loon, Langgur, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara.

Ikan bumbu kuning ini diolah berkuah dan diberi tomat juga belimbing wuluh.

Rasanya segar dan daging ikannya manis. Ini karena bahan baku yang diolah berupa ikan segar, baru ditangkap pada hari yang sama ketika diolah.

Ikan kuah bumbu kuning disantap bersama aneka tumisan, seperti tumis kangkung, tumis bunga pepaya khas Kei dan sambal yang segar dan beraroma terasi dobo.

2. Lat, Urap Rumput Laut Khas Kei

Selain aneka sajian ikan dan tumisan, ada satu masakan khas Pulau Kei yang patut Anda coba kenikmatannya. Lat, menu ini ibarat salad ala Kei. Lat merupakan hidangan yang dibuat dari anggur laut atau sejenis rumput laut, dicampur bumbu urap dari kelapa, cabai merah, bawang merah, dan garam.

Baca Juga  Gelar Apel Perdana Usai Lebaran, Bupati Malra Minta Percepat Belanja Barang & Jasa

Rasanya? Hmm, Anda akan menikmati sensasi segarnya rumput laut mentah berpadu dengan bumbu urap plus perasan jeruk nipis.

3. Aneka Panganan Dari Enbal

Embal atau biasa disebut enbal, merupakan tepung yang dibuat dari kasbi atau sejenis singkong beracun yang sudah diolah dan dibuang racunnya.

Memiliki rasa tawar, bertekstur dan empuk, embal menjadi alternatif makanan pokok, pengganti nasi bagi penduduk Pulau Kei.

Masyarakat lokal juga mengolah embal menjadi aneka panganan, salah satunya pisang goreng embal. Adapun embal kacang, embal lempeng, stick embal, menjadi produk oleh-oleh khas Kei yang banyak dijumpai di sudut-sudut pasar maupun toko penjual oleh-oleh.

Untuk membuat embal, kasbi atau singkong khas Kei dicuci lalu direndam air dan dua kali dibilas  lalu diparut halus, kemudian diperas untuk menghilangkan racunnya. Tepung embal oleh warga setempat umumnya menjadi bahan untuk sajian pisang goreng embal.

Baca Juga  BPK Temukan Pilihan Milyar Penggelembungan Biaya Perjalanan Dinas Kementerian dan Lembaga

Apabila pisang goreng pada lazimnya dibalur dengan tepung terigu, maka di Kei sajiannya berbeda. Pisang sepatu atau mirip pisang kapok dibalur tepung embal lalu digoreng.

Tak lengkap rasanya bila mencicip pisang goreng embal tanpa dicocol sambal khas Kei. Sambal ini berbumbu cabai, tomat, bawang merah, terasi dobu serta sedikit perasan jeruk nipis.

Jadi, jangan lewatkan untuk menjajal kuliner khas Kei di atas, apabila Anda berkunjung ke Maluku Tenggara.

(red/bisnis)

No More Posts Available.

No more pages to load.