Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah kepada AS, Siap Hadapi Perang Skala Penuh Jika Kesepakatan Dilanggar

oleh -98 views
Ketua Parlemen Iran sekaligus negosiator utama Teheran Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan Iran tidak akan pernah menyerah kepada Amerika Serikat (AS) dan siap menghadapi perang skala penuh apabila Washington mengingkari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua negara.

Di tengah situasi tersebut, berbagai upaya diplomatik terus dilakukan untuk menghidupkan kembali proses negosiasi yang sempat terhenti.

Delegasi Qatar dilaporkan berada di Teheran untuk bertemu dengan para pejabat Iran guna meredakan ketegangan sekaligus membuka jalan bagi pembicaraan lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat.

Namun, pemerintah Iran masih mempertanyakan komitmen Washington terhadap pelaksanaan nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan, terutama setelah serangkaian serangan udara AS yang menargetkan sejumlah infrastruktur sipil dan militer di lima provinsi Iran.

Menurut para pejabat Iran, pembicaraan hanya dapat dilanjutkan apabila Amerika Serikat menjalankan seluruh poin yang telah disepakati dalam nota kesepahaman tersebut.

Di antaranya adalah penghentian gencatan senjata di seluruh front konflik, termasuk di Lebanon, penghormatan terhadap hak kedaulatan Iran dalam mengelola Selat Hormuz, serta pengakuan atas hak Iran untuk mengekspor minyaknya.

Baca Juga  Brankas Cafe De'Clan dan Kisah Chinatown

Lalu Lintas Selat Hormuz Menurun

Sementara itu, situasi keamanan di kawasan Teluk Persia turut memengaruhi aktivitas pelayaran internasional.

Berdasarkan data perusahaan pelacak kapal Windward, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz kembali menurun untuk malam ketiga berturut-turut pada periode 9–10 Juli.

No More Posts Available.

No more pages to load.