Israel Larang Ratusan Umat Kristen di Gaza Rayakan Natal di Betlehem

oleh -345 views

“Sayangnya, pendudukan Israel bersikeras memaksakan pembatasan yang tidak dapat diterima pada kami hanya karena kami tinggal di Gaza. Israel mencegah lusinan orang Kristen untuk bergabung dengan kerabat dan orang yang dicintai untuk merayakan hari raya mereka,” kata pejabat berusia 54 tahun di Gereja Ortodoks, mengutip The New Arab, Ranu (28/12/2022). 

Elias termasuk di antara 382 orang Kristen lainnya yang ditolak izin Israel untuk mengunjungi Betlehem selama Natal, dengan dalih karena alasan keamanan. 

Gereja Latin Deir di Gaza mengonfirmasi bahwa sekitar 1.000 orang telah mengajukan izin untuk mencapai Tepi Barat, tetapi hanya 518 dari mereka yang diberikan izin dan sebagian besar izin ini dikeluarkan untuk orang yang telah meninggal atau migran. 

Baca Juga  KKN-PPM UGM Hadir di Kepulauan Kei, Pemkab Malra Dorong Ketangguhan Iklim dan Ekonomi Lokal

Samer Tarazi, seorang Kristen lain yang berbasis di Gaza, juga hanya dapat menonton perayaan di Betlehem melalui ponsel yang direkam oleh istri dan putranya yang berada di Betlehem. 

Dia menyebut, selama lebih dari sembilan tahun, ayah dua anak berusia 45 tahun itu telah mengajukan izin merayakan Natal di Betlehem tetapi semuanya ditolak. “Petugas mengatakan kepada saya bahwa penolakan itu karena larangan keamanan,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.